Showing posts with label Curhat. Show all posts
Showing posts with label Curhat. Show all posts

Friday, May 25, 2012

[55] Ngigau Lagi...Lagi-lagi Ngigau

Bismillah. Assalamualaikum,,Sobat..
Sepertinya sudah cukup lama gak posting lagi#plak..dasar males:D. Postingan kali ini aku tertarik dengan kata "MENGIGAU" alias nglindur. Because what??(baca:karena apa??#hehe..ngawur bahasane). Akhir-akhir ini aku baru nyadar kalo aku punya kebiasaan #aduh...jangan dooong*_*# mengigau.
Ceritanya, kemarin waktu konsinyering di sebuah hotel, kebetulan aku sekamar sama Mbak R*tno dan Bu R*rin. Mungkin sekitar jam setengah 3 pagi kali ya,,aku dibangunin sama Mbak R*tno. Nah, abis bangun itu , masih dengan sedikit bingung, tapi aku langsung conect knapa mbaknya bangunin aku..

Tuesday, April 17, 2012

[53] Hemat Pangkal.....???

9 april 2012
Aku masih saja tersenyum geli ketika angkot jurusan Melayu-Gandaria melaju membawaku ke Otista Raya. Adek lesku secara tak sengaja, secara alami, telah membuatku agak jengkel tapi juga tertawa geli. Pelajaran matematika dan bahasa indonesia menjadi menu utama hari ini. Mungkin sama seperti kebanyakan anak kelas 2 SD yang lain, adekku ini susah sekali untuk fokus belajar, maunya maen2 aja. setiap akan belajar adaaa aja tingkahnya. Sepak (bola) boneka, loncat2 di kasur, sampe manjat lemari ,,,ckckck. 
"Heh,,ayo turun dek, jatuh lho ntar", sedikit khawatir, tapi aku masih sambil menulis di whiteboard yang ada di bawah.
"Ahh...gapapa mbak ngomong aja, masih denger kok"
Dua menit berjalan...tiba-tiba...kyaaaa, dia lompat membanting dirinya dari atas lemari ke kasur >,<

Thursday, February 23, 2012

[52] Sempurna_My Own Version

[pake lagunya Gita Gutawa, Andra and The Backbone] 

Kau begitu sempurna
dimataku Kau begitu indah
Kau membuat diriku akan slalu memujaMu
disetiap langkahku ku kan slalu memikirkan diriMu
tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintaMu

janganlah Kau tinggalkan diriku
takkan mampu menghadapi semua
hanya bersamaMu ku akan bisa

Kau adalah Allahku
Kau adalah Robbiku
Kau adalah Tuhanku
lengkapi hidupku
oh Allah Engkau Yang Maha Sempurna

Monday, February 20, 2012

[51] Ibu...Aku Juga Anakmu..

Setiap anak punya hak atas orang tuanya. Hak untuk memperoleh kasih sayang, perhatian, hak untuk tercukupi kebutuhannya-yang tentu ada batasannya-, hak untuk memperoleh sarana pengetahuan dan pengembangan diri, dsb; dan adalah kewajiban orang tua untuk berlaku adil terhadap anak-anaknya. Terkadang aku merasa kasihan jika ada anak yang diperlakukan tidak adil oleh orang tuanya, sedangkan ia melihat saudaranya 'dilebihkan' dari dirinya.
Pengalamanku sendiri dalam melihat kondisi seperti itu, kulihat di keluarga adek lesku. Seperti yang pernah kuceritakan sebelumnya, adek lesku ada dua, I***** dan L*****. Mereka punya kakak, ***** namanya. Dia adalah anak yatim yang kemudian diangkat dan diasuh oleh keluarga adek lesku. Entah saat umur berapa, ayahnya-yang merupakan saudara dari ayahnya I*****-meninggal karena stroke. Sejak saat itu ia tinggal bersama keluarga dek I. ***** sendiri mungkin merasa sadar bahwa ia berhutang budi pada keluarga dek I, sehingga ia terlihat lebih mengalah daripada adik-adiknya (meskipun dalam hati juga pastinya ingin diperlakukan sama). Pernah suatu ketika dia menyatakan isi hatinya, ketika kami-aku dan dek I-tengah belajar.
"Enak ya jadi dek I*****, mau belajar bisa les. Apa-apa diturutin", dia masih duduk di kasur yang terletak di samping tempat belajar kami. Mukanya tenang. Mungkin saat itu hatinya sedang bergejolak.

Monday, February 13, 2012

[48] Balada Hari Ini_Pak, Jangan Tilang Kami Doong*_*

Hari ini just ngerjain pe er, tak ada belajar matematika, jadi sekitar jam delapan kami udh selesai. Selanjutnya giliran Latifa belajar. Tak seperti adiknya, ia lebih suka belajar matematika. Sekitar lima belas menit berjalan, lima soal tentang pecahan telah diselesaikan. Kemudian ia memintaku menjelaskan tentang materi berikutnya, masih tentang pecahan-penjumlahan dan pengurangan pecahan. Alhamdulillah, jam setengah sembilan lewat sepuluh menit akhirnya selesai juga. Biasanya aku pulang dianter sama papa/mamanya adek lesku sampe ketemu angkot di jalan, tapi hari ini kulihat dirumah agak sepi, aku sudah menduga kalo mereka masih ada urusan di luar.
“Dek, mbak pulang dulu ya”, Ikhlas dan kakaknya, Ridho, masih nonton TV di deket ruang makan.
“Iya mbak..”
“Dek Tifa, mbak pulang dulu ya..”
“Bentar mbak, tak telfonin mamaku dulu”, dia masih sibuk dengan hapenya.
“Udah, gak usah..mbak jalan aja. Deket koq, masih jam segini juga”, aku berjalan menuju pintu.
“Mbak.”
“Eh, ya kenapa?”, aku menoleh

Monday, January 30, 2012

[46] Keluarga Baru-4 Hari Petualangan Jogja

Perjalanan kami selama beberapa hari di Jogja memberikan kesan mendalam tentang indahnya silaturahim. Bertemu dengan orang-orang baru. Menemukan keluarga baru yang dengan tulus memberikan pelayanan kepada kami. Mungkin sudah sedikit kuceritakan bagaimana kami disambut oleh keluarga kawanku. Kehangatan itu juga kami dapat ketika kami pulang dari perjalanan ke pantai Siung. Setelah akhirnya kami memutuskan untuk tidak menginap di dekat pantai, tujuan kami adalah rumah Simbah-begitu kami memanggilnya-, atau kawanku yang asli Jogja biasa memanggil beliau dengan sebutan Buwo. Hampir jam 12 malam, ketika itu motor kami sudah sampai di pelataran, Simbah buru-buru membukakan pintu buat kami.

Thursday, January 26, 2012

[45] First Destination>>Pantai! -Siung (4 Hari Petualangan Jogja)

Jum’at siang itu kami memutuskan untuk berhenti sejenak di sebuah POM bensin di jalan Jogja-Bantul. Mengisi bahan bakar sekaligus sholat dzuhur. Selesai sholat kami melanjutkan perjalanan ke rumah seorang kawan yang akan membantu kami, menjadi guide selama di Jogja. Melakukan sebuah perjalanan ke tempat baru sepertinya kurang lengkap tanpa insiden kesasar,,hehe..nggak se-ekstrim itu juga sih, cuma mau bilang “nyasar itu hal yang wajar dan mungkin terjadi ketika kita menempuh perjalanan ke tempat baru”. Sedikit nanya-nanya akhirnya kami sampai ke rumah kawanku itu. Kami disambut ramah oleh keluarga tuan rumah, baru lima menit duduk kami sudah “dipaksa” menikmati masakan sang empunya rumah.#hehe...pemaksaan yang menyenangkan tentunya:D#.

Wednesday, January 25, 2012

[44] Let's Enjoy D'journey- 4 Hari Petualangan Jogja (1)

19 Januari 2012 19:45
Sipp! Tas ransel sudah siap dengan muatan yang dari satu setengah jam lalu ku packing. Tak butuh waktu lama-lama, itu memang kebiasaanku. Meski kadang harus terburu-buru#bukan kadang deh kayaknya,,tapi sering!hehe..#. Kreta yang akan kutumpangi berangkat jam 20:35. Jam 8 kurang 5 menit aku dan seorang kawan keluar kosan, agak berlari menyusul kawan lain yang udah berangkat beberapa menit sebelumnya. 
Taksi yang kami tumpangi berpacu dengan waktu.

Wednesday, January 11, 2012

[41] Sprint for 08:00 am. Hurry Up!!!



Nafasku masih berkejaran setelah semenit lalu merasa menang menanggalkan jejak jempolku di mesin perekam itu. Hufft...selama dua bulan empat hari magang, rasanya baru kali ini terasa luar biasa berkejaran dengan waktu.
**
Hari ini seperti biasa, jam tujuh kurang lima belas menit aku keluar dari kosan, bareng dengan seorang temenku, Yogi. Sudah beberapa hari ini kami menjadi penghuni kloter terakhir yang meninggalkan kosan menuju ke tempat magang.

Sunday, August 21, 2011

[29] ROAD TO PACIFIC PLACE (Indonesia Seven Summitters)

Sabtu, 20 Agustus 2011
Di saat sebagian besar temen2 udah pada pulang kampung-ritual yang selalu dinanti oleh anak rantau macam kami ini-kami ber enam (Aku, Mb Nad, Marlin, Fajar, Rifa, Salim), yang tergabung dalam satu wadah GPA Cheby menikmati sisi lain kota Jakarta. Kusebut sisi lain karena sesuatu (tempat) yang kulihat hari ini emang bukanlah hal yang dekat dengan kami. Bagaimana mungkin kami yang anak rantau, hobinya maen ke hutan, bisa menikmati kemegahan dan keglamouran kota Jakarta seperti yang kulihat ini, memanjakan diri dengan berbagai barang yang harganya mencapai jutaan rupiah-padahal it’s just for a cloth-(kalaupun bisa dan punya kesempatan jadi orang kaya, kupikir ada hal lain yang jauh lebih berarti yang bisa kita lakukan dari sekedar memuaskan diri sendiri). Miris sekali. Di sisi lain, banyak orang yang hanya untuk makan aja susah, apalagi memikirkan mau beli baju yang harganya gak masuk akal*gak masuk di akal kami para orang ‘sederhana’*. Ok, baiklah…aku gak akan bahas hal itu, karena emg bukan topik utama tulisan ini, hehe..
Road to Pacific beneran
Tujuan kami adalah Pacific Place, salah satu mall mewah yang ada di Jakarta. Untuk apa kami ke sana? Ehmm..kebetulan ada undangan gratis untuk mengikuti talk show tentang Seven Summiters, anak2 Mahitala dari Universitas Parahyangan yang telah berhasil menaklukkan tujuh puncak tertinggi di dunia. Sebuah prestasi yang cukup membanggakan buat bangsa ini, mengantarkan Indonesia pada peringkat 53 dari 164 negara dengan seven sumittersnya (bener gak ya?). Sekitar pukul 14.20, lewat 20 menit dari waktu kumpul kami baru dapet bus. Maklum, sepertinya untuk armada bus ini (921) jumlahnya bisa dihitung dengan jari alias minim, setelah menunggu cukup lama tadinya kami memutuskan untuk naik busway, tapi ndilalah pas mau jalan ke shelter ketemu ma bus nya, akhirnya kami naek. Kami naek dari otista berlima, karena satu orang lagi start dari tempat laen. Empat orang yang bareng denganku dapet tempat duduk di bagian depan, tepat di belakang supir, sedangkan aku di belakang, terpisah oleh lima deret kursi penumpang. Setelah sekitar empat puluh menit perjalanan, aku baru sadar kalo ternyata temen2 udah pada turun. Walah…maaf ya teman,,jadi nunggu>.<. Dua puluh menit perjalanan aku manfaatin untuk membaca. Salahnya, hapeku kutaruh di tas, jadi gak kerasa waktu ada sms masuk ngasih tau klo udah mo turun. Sebenernya aku udah nyadar pas Mb Nad berdiri, lagi mengidentifikasi dimana turunnya, waktu itu buru2 kusimpan bacaanku, tapi karena agak kehalang sama penumpang yang berdiri jadi telat taunya. Pas sadar aku langsung minta kondektur bwt stop bus..tapi malah gak buru2 diketok koinnya, soalnya ada penumpang yang mau turun di agak depan, yasudah, ngikut. Tapi untungnya gak terlalu jauh sih, gak papa…ini kan judulnya Road to Pacific Place…jadi gak seru kalo gak ada jalan kakinya (hehe…ngeles.com).


About Indonesia seven summitters
Seperti yang udah kusebutkan di atas,  seven summiters Indonesia adalah anak2 Mahitala dari Unpar yang terdiri dari empat orang yaitu Sofyan Arief Fesa (28), Xaverius Frans (24), Broery Andrew Sihombing (22), dan Janatan Ginting (22). Mereka berhasil menaklukkan 7 puncak tertinggi di dunia yang salah satunya ada di Indonesia, that is puncak Carstensz Pyramid di Papua. Enam puncak lain yaitu Kilimanjaro (5.895 mdpl) di Afrika, Elbrus (5.642 mdpl) di Rusia, Vinson Massif (4.889 mdpl ) di Antartika, Aconcagua (6.962 mdpl) di Argentina, Everest (8.848 mdpl) di Nepal dan Denali (6.194 mdpl) di Alaska. Tentunya mereka gak brdiri sendiri dalam ekspedisi ini, terutama berkaitan dengan dana. Dukungan dari berbagai pihak akhirnya mengantarkan mereka kepada prestasi yang membanggakan ini. Bravo Indonesia!
Kreatif itu perlu
Seperti sebuah pengantar yang disampaikan oleh salah seorang tamu undangan, yg mereka bilang beliau ini termasuk salah satu sesepuh pecinta alam dari UI, kita emg harus kreatif di jaman yang penuh persaingan ini. Kenapa Indonesia punya mimpi untuk turut memperoleh gelar seven summitters? Ya harapannya dengan itu akan lebih mengangkat nama Indonesia di dunia internasional. Ada lagi satu gagasan yg belum terwujud (gagasannya sapa lupa, sesepuh pecinta alam juga) yang ingin menaklukkan 25 titik puncak di dunia dengan total ketinggian 8000 mdpl. Itu belum pernah dilakukan sebelumnya. Nah..inilah satu semangat yang patut kita contoh. Semangat untuk menciptakan dan melakukan hal-hal baru yang sebelumnya belum pernah dilakukan oleh orang lain. Semangat memunculkan kreatifitas yang akan mengantarkan pada prestasi baru. Kalo kata Salim…dia mau menaklukkan tujuh palung terdalam yang ada di dunia. Hehe…boleh2 aja Lim..monggo (nama palungnya udah ketemu belum??:D). Klo buat kami yang tingkat empat, kyaknya lagi butuh banget ide2 kreatif untuk dapetin penghasilan baru. Secara nanti setelah wisuda (amiin, insyaAlloh)..kami gak dapet uang id lagi, jadi pengangguran deh, masa’ harus malakin orang tua mulu?-_-“. So…what’s your idea???
Tausyiah Hari Ini
Setelah acara talk show selesai, berbarengan dgn waktu magrib, Alhamdulillah dari panitia menyediakan snack untuk berbuka, plus souvenir majalah& stiker national geographic lengkap dengan tasnya. Dilanjutkan dengan foto2 bentar bersama para seven summitters, sayangnya gak bawa kamera>,< jadi gak bisa dapet gambar yg bagus. Setelah itu kami shalat magrib. Estimasiku, abis dari acara ini mau langsung ke istiqlal buat mabit, karena kiraen sebelum magrib udh selesai. Ternyata baru selesai smuanya sekitar jam 7. Hmm…akhirnya gak jadi mabit u_u.
Oia,,hari ini kami dapet traktiran waffle dari Marlin, kebetulan dy dpt voucer di mall deket pacific place (gak deket2 amat sih, hehe),lmyn free 50%. Awalnya, pas kami nyampe, wafflenya udah habis dan katanya baru ngambil lagi tapi gak tau butuh waktu berapa lama. Bingung antara memutuskan untuk pulang atau nunggu waffle yang gak pasti kapan datangnya. Sbnernya kami udah blg pulang aja gpp, tapi klo pulang sayang bgd vouchernya (kata marlin-kapan lagi, mumpung di sini kan:D). Ok, akhirnya diambil jalan tengah, aku mengusulkan untuk tarawih di mall ini aja. Jadi masih ada kemungkinan dapet waffle, plus yang pasti gak ketinggalan shalat tarawih berjamaah. Akhirnya kami lgsg capcus cari masjidnya. Delapan rakaat tarawih dilanjutkan dengan tiga rakaat witir, diselingi dgn tausyiah singkat dari sang imam. Sayang,,hanya segelintir orang yang ikut shalat berjamaah di masjid yg bisa dibilang lmyn bagus untuk ukuran mall. Diantara sedikit tausyiah yg disampaikan oleh imam adalah tentang kewajiban seorang muslim terhadap Al Qur’an (menurut Sayyid Qutb) yaitu:
  • Meyakini kebenaran Al Qur’an, bahwa Al Qur’an akan tetap dijaga keotentikannya oleh Allah SWT, sampai kapanpun.
  • Membaca dengan haqqa tilawati, dengan sebaik-baik bacaan, sesuai dengan kaidah tajwidnya.
  • Memahami, menghayati, mentadaburi kandungan yang ada dalam Al Qur’an, seperti disebutkan dalam QS Sad[38]: 29 “Kitab (Al Qur’an) yang Kami turunkan kepadamu  penuh berkah agar mereka menghayati ayat-ayatnya dan agar orang-orang yang berakal  sehat mendapat pelajaran.”
  • Mengamalkan Al Qur’an untuk sendiri, orang lain, keluarga, serta masyarakat.
Overall, perjalanan hari ini adalah perjalanan yg penuh hikmah, penuh kebersamaan, dan juga pengetahuan baru. Oia,,buat Marlin, makasih ya kami udah ditraktir Starbucks Coffee juga,,ehehehe…
Semangat dan sukses bwt kita smua, Ganbatte!!!:)

Friday, July 1, 2011

[20] Aku Rindu Bertemu denganMu, Aku Rindu Bertemu dengan kekasihMu


Gak ngerti, entah kenapa tiba-tiba perasaan itu muncul. Perasaan ingin bertemu dengan-Nya, Robb penggenggam jiwa. Selepas sholat berjamaah dengan teman2ku, aku buru2 masuk kamar. Aku gak tau berapa lama kuhabiskan waktu sampai air mataku mengering.

“Barangsiapa mengharap pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah itu pasti datang. Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Q.s. Al-Ankabut: 5)

Ya Alloh,aku rindu denganMu,,aku rindu dengan kekasihMu, Muhammad. Ijinkan aku untuk memandang wajah-Mu ya Alloh,,dan bertemu dengan Rasulullah. Meski sebenarnya aku takut. Pantaskah seorang yang hina ini, orang dengan begitu banyak dosa berharap pertemuan denganMu, dengan kekasihMu..

Ya Rasulullah,,
Ingin aku adukan padamu kepedihan yang aku rasa. Ingin aku adukan kesakitan yang aku derita. Ingin aku adukan segala-galanya ya Rasulullah. Malu diri ini untuk berhadapan denganmu. Aku malu dengan pengakuanku. Namun itulah yang aku lalui. Kucoba menelusuri sirahmu, ya Rasulullah. Mencari-cari semangat juang yang engkau tinggalkan. Mengutip kembali segenggam tabah yang engkau wariskan. Tapi aku tetap gagal untuk bangun dari kejatuhanku. Lalu kucoba lagi, ya Rasulullah. Ku usap butir jernih yang jatuh tanpa henti. Aku akan terus mencoba, ya Rasulullah.
Ya Rasulullah
Walaupun kita tak pernah bersua, sirahmu menjadi pedoman hidupku. Engkaulah qudwahku. Betapa hebat perjuanganmu. Betapa tabahnya dirimu menerima tarbiyah dari Tuhan. Malu diri ini untuk berkata-kata.
Ya Rasulullah
Begitu mulianya engkau, bahkan sahabat-sahabatmu mengambil air bekas wudhumu, mengambil rambut bekas rukukmu. Itu semua dilakukan karena  mereka tahu betapa besar segala berkah yang ada pada dirimu. Bahkan disana, seperti apapun keadaannya, engkau selalu berbuat bijak.


Musuh yang selalu melemparkan kotoran padamu, saat engkau keluar rumah, kau hadapi dengan sabar. Bahkan engkau datang pertama kali untuk menjenguk orang itu saat ia sakit. 
Ya Rasulullah...
Alangkah bahagianya bila aku bisa bertemu denganmu. Berjumpa dengan manusia pilihan sepertimu. Aku kerap kali berandai-andai atau berkhayal bila nanti aku dilahirkan kembali, aku sangat berharap bisa dilahirkan pada zamanmu.

Ya Rasulullah
Aku ingin merasakan kelembutan tanganmu
Kejernihan jiwamu
Kepedulianmu pada seluruh umat
Segala yang ada pada dirimu akan selalu menjadi yang terbaik bagiku
Sungguh mulia dirimu, ya Rasulullah

Aku rindu...


_hamasah-Jum'at, 1 Juli 2011-ditengah kegalauan jiwa_

 

Wednesday, June 29, 2011

[17] Konser Nasyid Peduli Palestine

Rencana tak terduga untuk hari ini. Sebelumnya tidak ada niat buat ikut temen ke konser amal Palestine yang di gelar di Hall Basket Senayan. Cuma, semalam waktu liat status temenku yang kayaknya pengeeen banget dan gak mau rencananya nonton konser gagal untuk kedua kalinya, jadi gak tega membiarkannya kecewa [haiahh:D] akhirnya aku bersedia nemenin dia (sebelumnya aku bilang gak bisa karena rencananya mau nyekripsweet). Dan ternyata gak cuma kami berdua, ada lagi dua orang yang akhirnya juga ikut. Tapi setelah dipikir-pikir, kapan lagi ikut acara kayak gini. Itung2 refreshing dari skripsi dah.

Jam set 8 kami kumpul di halte busway. Berbekal sedikit pengetahuan dan banyak keberanian (buat nanya, hehe) kami berangkat. Waktu transit kebetulan kami ketemu dgn seorang akhwat, mbak2, yang setelah crita ini itu ternyata bliau tmennya kakak tingkatku yang lumayan dekat (satu visi misi di Rohis:)). Mbaknya ini juga tujuannya ke konser amal, cm dia sendirian, yaudah akhirnya gabung ma kami, sebelum ketemu ma temen-temennya di sana. Setelah perjalanan beberapa waktu kami turun di halte Senayan-JCC. Masuk lewat JCC, nanya ke pak satpam, eeeh dibilangnya gak bisa lewat situ. Kami sok tau aja,ya...sekalian jalan sehat lah, hehe. Jalan lagi, nanya lagi, plus investigasi (ngikutin orang yg keliatannya juga mau nonton konser:D), akhirnya nyampe juga di TKP.















Nah, sesi 1, munsyid pembuka acara konser amal ini adalah La Tahzan Ansamble. Lumayan sih,,mereka bawaen lagunya Maher Zain. Selaen LTA(maaf, disingkat sendiri, hehe) ada juga Ruhul Jadid, Fatih, Shouhar, Punk Muslim (persembahan dari anak punk jalanan, subhanalloh), penampilan pembacaan puisi tentang Palestine, dan ditutup dengan penampilan Justice Voice. Sayang sound systemnya kurang bagus, jadi suaranya kurang bening. Tapi aku gak nyesel ikut acara ini. Hmmm...

Justice Voice







Shouhar in Action



Sunday, June 19, 2011

[8] Ibu, aku ingin kau bahagia

Mengenang perjuangan seorang ibu pasti tak akan ada habisnya. Aku tak akan sanggup membalas segala yang telah engkau lakukan, tapi semoga setidaknya kelak aku bisa membuatmu tersenyum...